Definisi Compassion Fatigue dan Cara Mengatasinya

0
334
Definisi Compassion Fatigue dan Cara Mengatasinya

Definisi Compassion Fatigue dan Cara Mengatasinya – Mungkin istilah compassion fatigue masih terdengar cukup asing di telinga kalian. Compassion fatigue sendiri adalah keadaan kelelahan emosional, mental, dan fisik yang dapat terjadi ketika seseorang secara konsisten merawat dan mendukung orang lain yang mengalami trauma, penderitaan, atau kesulitan emosional.

Biasanya dialami oleh orang-orang yang bekerja di profesi perawatan seperti tenaga kesehatan, terapis, pekerja sosial, dan petugas pertama dalam tanggap darurat. Compassion fatigue dapat menyebabkan seseorang merasa tidak berdaya, kelelahan, kurang motivasi, depresi, dan kehilangan rasa empati atau perasaan simpati terhadap orang lain yang membutuhkan perhatian dan dukungan mereka.

Baca Juga : 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Update Soal Peluang Karir

Definisi Compassion Fatigue dan Cara Mengatasinya

Gejala Compassion Fatigue

Beberapa gejala compassion fatigue yang umum terjadi meliputi:

  • Kelelahan fisik yang berkelanjutan, seperti kelelahan, sakit kepala, sakit otot, dan masalah pencernaan.
  • Perasaan tidak berdaya dan kehilangan motivasi untuk bekerja dengan orang yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
  • Kesulitan dalam berempati dengan orang lain dan perasaan tidak tertarik pada kehidupan sosial.
  • Perasaan cemas, takut, dan gelisah yang berlebihan.
  • Menurunnya efektivitas kerja dan penurunan kinerja.
  • Perasaan kesepian, mudah tersinggung, dan merasa terisolasi.
  • Munculnya perasaan depresi, marah, dan frustasi yang berlebihan.
  • Menghindari atau mengurangi kontak dengan orang-orang yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Gejala-gejala ini dapat terjadi secara bertahap dan bertahan untuk jangka waktu yang lama jika tidak ditangani dengan tepat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali gejala-gejala tersebut dan mengambil tindakan untuk mencegah dan mengatasi compassion fatigue.

Cara Mengatasi Compassion Fatigue

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi compassion fatigue, di antaranya adalah:

Memperhatikan kebutuhan diri sendiri: Ini termasuk menjaga pola makan yang sehat, tidur yang cukup, dan berolahraga secara teratur. Hal ini dapat membantu meningkatkan energi dan membantu tubuh melawan stres.

Mengembangkan praktik relaksasi: Contohnya seperti meditasi, yoga, atau terapi pijat. Praktik ini dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional dan fisik.

Menjalin hubungan sosial yang sehat: Bertemu dan berbicara dengan teman dan keluarga yang positif dan mendukung dapat membantu mengurangi tingkat stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Memperluas pengetahuan dan keterampilan: Belajar dan memperdalam pengetahuan dan keterampilan dalam pekerjaan atau hobi dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi kebosanan.

Memperbaiki kondisi lingkungan kerja: Memperbaiki kondisi kerja, termasuk beban kerja yang berlebihan, dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental.

Mendapatkan dukungan profesional: Melakukan terapi atau konseling dengan profesional dapat membantu mengatasi stress dan gejala compassion fatigue yang lebih serius.

Yang paling penting, adalah untuk mengakui bahwa compassion fatigue adalah hal yang nyata dan dapat terjadi pada siapa saja yang merawat atau mendukung orang yang mengalami penderitaan. Dengan mengambil tindakan pencegahan dan pengobatan, seseorang dapat memperbaiki kesehatan mental dan fisik mereka dan membantu mereka tetap efektif dan terlibat dalam pekerjaan mereka.