Pengertian Mid Career Crisis dan Cara Mengatasinya

0
379
Pengertian Mid Career Crisis dan Cara Mengatasinya

Pengertian Mid Career Crisis dan Cara Mengatasinya – Pernahkah kamu mendengar istilah Mid Career Crisis? Mid-career crisis, atau krisis karir tengah jalan, adalah masa dimana seseorang merasa tidak puas atau tidak bahagia dengan pekerjaannya atau karirnya saat ini, biasanya terjadi di pertengahan karir seseorang.

Pada saat ini, individu mungkin merasa kesulitan menentukan apakah mereka berada di jalur yang benar atau tidak, atau merasa bosan dan tidak termotivasi dalam pekerjaan mereka. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti tuntutan pekerjaan yang terlalu tinggi, ketidakpuasan dengan gaji atau posisi, rasa bosan atau kejenuhan, perasaan tidak berkembang dalam karir, atau bahkan perasaan tidak memiliki tujuan yang jelas dalam karir.

Baca Juga : Tips Agar Aman Berpuasa Bagi Karyawan Penderita GERD

Pengertian Mid Career Crisis dan Cara Mengatasinya

Krisis karir tengah jalan dapat menjadi momen refleksi bagi seseorang untuk mengevaluasi kembali tujuan dan nilai-nilai pribadi mereka, dan mempertimbangkan apakah perubahan dalam karir diperlukan. Banyak orang melalui krisis karir tengah jalan, dan meskipun bisa menjadi masa sulit, juga dapat menjadi kesempatan untuk mengejar tujuan yang lebih bermakna dalam karir mereka.

Berikut beberapa tanda yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin mengalami mid-career crisis:

  • Ketidakpuasan dengan pekerjaan saat ini, merasa bosan, dan kurang termotivasi untuk bekerja.
  • Merasa tidak berkembang atau tidak mendapatkan tantangan baru dalam pekerjaan.
  • Merasa kurang dihargai atau merasa gaji dan tunjangan tidak sesuai dengan kinerja.
  • Kehilangan minat pada karir saat ini dan mempertanyakan apakah karir saat ini adalah yang terbaik bagi mereka.
  • Merasa khawatir tentang masa depan karir dan keuangan.
  • Mengalami perubahan mood yang tiba-tiba dan merasa mudah tersinggung, cemas, atau stres.
  • Mengalami kesulitan tidur atau konsentrasi dalam pekerjaan.
  • Membandingkan diri dengan rekan kerja dan merasa kurang sukses atau tidak sejalan dengan mereka.
  • Berpikir untuk memulai bisnis sendiri atau mencari pekerjaan yang berbeda atau transisi ke karir yang lebih memuaskan atau memiliki makna.

Namun, penting untuk diingat bahwa beberapa dari tanda-tanda ini juga bisa terjadi pada orang yang tidak sedang mengalami mid-career crisis dan mungkin memiliki penyebab lain. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi secara obyektif situasi dan perasaan diri sebelum membuat keputusan yang besar seperti mengubah karir.